Friday, February 10, 2006

Rendezvous II

ah, jadinya selalu sentimentil sehabis melihat yang satu ini. tapi, sebelum hari dimana sebuah ikatan akan memenggal kemungkinan pertemuan tanpa prasangka, perlu ada sedikit tatap muka untuk sekedar melepaskan sekian ucapan yang menenangkan jiwa masing2.
walau mungkin hanya sekedar ungkapan pelipur lara, tapi paling tidak bisa sedikit mengurangi beban yang mengimpit. yah, ibarat melempar sedikit batu berat yang terkadang masih menyembul di dalam rongga dada

No comments: