Wednesday, April 13, 2005

Damiano Tommasi


saat as roma merebut gelar juara seri a musim kompetisi tahun 2000/2001, yang menjadi pemain terbaik liga italia waktu itu bukan francesco totti, gabriel batistuta, atau vinceno montella, tapi malah pemain tengah yang sederhana, tidak begitu terkenal, serta jauh dari pemberitaan sebelumnya. dia adalah damiano tommasi. yes, tommasi adalah salah satu pemain favorit gue dari jaman dulu. dia adalah sedikit dari pemain italia yang bermain lugas, pekerja keras dan yang pasti tidak suka nge-trick. seperti inzaghi, del piero, atau bahkan totti.


saat terpilih sebagai pemain terbaik seri a musim kompetisi tahun 2000/2001, dia hanya berkomentar pendek, "ini kemenangan pemain dengan kemampuan biasa saja". karena pada dasarnya tommasi memang tidak dikarunia bakat bermain sehebat; raul gonzales, zidane, totti atau del piaro, tapi dia menutupi kelemahannya dengan etos kerja yang luar biasa dan sportivitas yang tinggi. dia juga salah satu pemain yang tidak pernah protes pun uring2an saat dicadangkan, atau diganti. tapi sayang, setelah musim kompetisi 2002/2003 tommasi akrab dengan cedera, sehingga namanya secara perlahan mulai dilupakan orang. janganka main untuk tim azzuri, di as roma saja namanya mulai jarang muncul. bahkan musim kompetisi 2004-2005, saat as roma lagi morat-marit, tommasi tidak sekalipun ikut main. cedera telah membuat nama tommasi perlahan2 terkubur. tapi orang, terutama gue, akan selalu merindukan gaya permainan tommasi yang lugas serta sportivitasnya yang tinggi. seolah dia bukan pemain yang terlahir di italia, negeri dengan kultur bola yang cenderung licik. saat as roma merebut gelar juara seri a musim kompetisi tahun 2000/2001, yang menjadi pemain terbaik liga italia waktu itu bukan francesco totti, gabriel batistuta, atau vinceno montella, tapi malah pemain tengah yang sederhana, tidak begitu terkenal, serta jauh dari pemberitaan sebelumnya. dia adalah damiano tommasi.

yes, tommasi adalah salah satu pemain favorit gue dari jaman dulu. dia adalah sedikit dari pemain italia yang bermain lugas, pekerja keras dan yang pasti tidak suka nge-trick. seperti inzaghi, del piero, atau bahkan totti.

saat terpilih sebagai pemain terbaik seri a musim kompetisi tahun 2000/2001, dia hanya berkomentar pendek, "ini kemenangan pemain dengan kemampuan biasa saja". karena pada dasarnya tommasi memang tidak dikarunia bakat bermain sehebat; raul gonzales, zidane, totti atau del piaro, tapi dia menutupi kelemahannya dengan etos kerja yang luar biasa dan sportivitas yang tinggi. dia juga salah satu pemain yang tidak pernah protes pun uring2an saat dicadangkan, atau diganti. tapi sayang, setelah musim kompetisi 2002/2003 tommasi akrab dengan cedera, sehingga namanya secara perlahan mulai dilupakan orang. janganka main untuk tim azzuri, di as roma saja namanya mulai jarang muncul. bahkan musim kompetisi 2004-2005, saat as roma lagi morat-marit, tommasi tidak sekalipun ikut main. cedera telah membuat nama tommasi perlahan2 terkubur.

tapi orang, terutama gue, akan selalu merindukan gaya permainan tommasi yang lugas serta sportivitasnya yang tinggi. seolah dia bukan pemain yang terlahir di italia, negeri dengan kultur bola yang cenderung licik.

No comments: