Tuesday, June 14, 2011

Gadisku

Dia menggeleng saat aku katakan, Ayah besok kerja lagi ya, Dik. Lantas dia ngomel dangan suara yang sulit aku pahami saat aku pura-pura melangkah keluar kamar sambil menggerakan tangan isyarat perpisahan. Ah, Nismara mulai faham, bahwa perpisahan, untuk alasan apapun, tidak mengenakan bagi dirinya pun diriku dan ibunya.

Dia telah tumbuh menjadi gadis kecil. Dia mulia belajar memahami banyak hal, mulai dari perbendaharaan kata, gerak tubuh, ekspresi, sampai ke rasa. Kemarin, tiba-tiba dia memegang kakinya dan berkata, "Ibu aten", maksudnya, ibu kakiku gatel. Ah, serasa tidak percaya, dua bulan yang lalu dia baru bisa mengucapkan kata, ayah, mbah, dan maem. Sekarang hampir semua kata yang keluar dari mulutku, dia bisa menirukannya, walau lafalnya belum jelas. Bahkan beberapa rasa yang menyentuh tubuhnya sudah bisa dia ungkapkan. Tentu saja kemajuan yang luar biasa bagi anak perempuan yang baru akan genap berusia 20 bulan tgl 22 Juni 2011 nanti. Hmm, Dia telah tumbuh menjadi gadis kecil, dengan bahasa tubuh yang senantiasa mewartakan keceriaan.



No comments: